I made this widget at MyFlashFetish.com.

Etiam placerat

Eksport dan mempekerjakan staf


BAB I
PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang
pasar ekspor 200x200 Cara Pemasaran Efektif Dalam Kegiatan EksporBerhasil menguasai pasar lokal, nasional, hingga menjangkau pasar internasional, tentunya menjadi dambaan setiap pengusaha. Tidaklah heran bila sekarang ini para pelaku usaha saling berlomba mempromosikan produk andalannya dengan berbagai cara untuk berusaha memasuki luasnya pasar mancanegara.
Untuk memacu perdagangan ekspor banyak negara maju maupun negara berkembang mengadakan insentif perdagangan ekspor termasuk pembangunan kawasan industri berikat dan infrastruktur public, pengadaan fasilitas pembiayaan pedagangan ekspor, pembayaran kembali pajak pertambahan nilai produk ekspor, pembebasan pemungutan pajak impor bahan baku, bahan pembantu dan barang modal yang dipergunakan untuk memproduksi produk ekspor.
Tidak ketinggalan berbagai cara juga telah dilakukan pemerintah Indonesia yang diharapkan dapat meningkatkan pencarian sumber-sumber devisa yang antara lain dengan meningkatkan volume ekspor dan menekan pengeluaran pengeluaran devisa dengan membatasi aktivitas-aktivitas impor.
Setelah bisnis Anda mulai mendapatkan ke ukuran tertentu, Anda perlu untuk mempekerjakan staf. Anda tidak bisa menunda selamanya. Jika Anda terus-menerus merasa seperti Anda tidak punya cukup waktu dalam sehari, mungkin ide yang baik untuk membeli beberapa waktu saja.




1.2  Rumusan Masalah
1.      Bagaimana cara mengekspor barang ?
2.      Bagaiman cara mempekerjakan staf ?

1.3  Tujuan
Adapun tujuan dari penyusunan makalah ini adalah sebagai berikut :
1.      Agar mengetahui cara-cara dalam mengekspor barang.
2.      Mengetahui cara mempekerjakan staf.






















BAB II
PEMBAHASAN

2.1  Cara Mengekspor Barang
Strategi bisnis ini memang cukup efektif, mengingat permintaan pasar ekspor dari negara-negara tetangga bisa mendatangkan untung yang cukup besar bagi para pelaku usaha. Nah, bagi Anda yang tertarik melebarkan sayap bisnisnya melalui kegiatan ekspor, berikut ini kami informasikan beberapa pengetahuan serta kemampuan khusus mengenai aktivitas ekspor yang perlu diperhatikan agar pemasaran bisnis Anda bisa berjalan dengan lancar.
1.      Perhatikan standar mutu produk
Sebelum mengekspor produk Anda ke luar negeri, sebaiknya perhatikan terlebih dahulu kualitas produk Anda agar sesuai dengan standar mutu di pasaran internasional. Permasalahan ini seringkali dihadapi para pelaku usaha, sebab barang yang mereka tawarkan belum sesuai dengan standar kualitas produk negara tujuan ekspor. Oleh karena itu, pastikan produk Anda memiliki kualitas unggul serta mengantongi izin industri dari pihak-pihak yang bersangkutan. Hal ini penting agar produk Anda tidak mengalami penolakan dari negara tujuan.
2.      Menjaga konsistensi pasokan produk
Selain memperhatikan kualitas produk yang diekspor, seorang pelaku usaha juga dituntut untuk bisa menjaga konsistensi pasokan barangnya dan meningkatkan kapasitas produksi guna memenuhi permintaan pasar ekspor yang semakin hari semakin besar. Faktor tersebut sangatlah penting, mengingat pengiriman barang yang lambat serta menurunnya kualitas produk karena order yang terlalu besar hanya akan menimbulkan kekecewaan baru dari para buyer di negara tetangga.
3.      Memahami aturan ekspor-imporkegiatan ekspor 198x200 Cara Pemasaran Efektif Dalam Kegiatan Ekspor
Salah satu permasalahan yang sering dihadapi para pelaku bisnis yaitu kurangnya pemahaman mereka mengenai beberapa aturan ekspor impor baik di negara asal (Indonesia) maupun aturan-aturan impor di negara tetangga yang menjadi tujuan pasar pelaku usaha. Peraturan-peraturan tersebut perlu Anda dalami untuk mengetahui produk-produk apa saja yang sekiranya boleh maupun yang tidak boleh diekspor ke negara tujuan. Sehingga para pelaku usaha tidak salah memilih calon buyer, serta bisa menjalankan kerjasama ekspor impor dengan lancar.
4.      Mengetahui prosedur teknis ekspor
Setelah memahami aturan ekspor impor yang berlaku di kedua negara, selanjutnya Anda perlu mengetahui prosedur-prosedur teknis yang perlu dijalankan para eksportir. Mulai dari prosedur administrasi yang perlu dilengkapi, prosedur bea cukai, peralatan dan perlengkapan, serta prosedur pembayaran yang biasa digunakan dalam kegiatan ekspor impor. Poin ini perlu diperhatikan para pelaku usaha dengan baik, sebab ketidaktahuan para pelaku usaha mengenai prosedur teknis bisa menjadi salah satu kendala besar bagi mereka untuk masuk ke pasar global.

2.2  Mempekerjakan Staf
Mempekerjakan staf dapat melelahkan bagi para manajer dan pemilik bisnis, terutama mereka yang memulai pencarian tanpa persiapan yang memadai. Karena rata-rata wawancara berlangsung sekitar satu jam, proses seleksi harus dimulai sebelum janji yang pernah dijadwalkan. Hati-hati meninjau resume, dan pra-penyaringan pelamar melalui telepon, dapat menyimpan banyak waktu. Setelah pertemuan tatap muka transpires, mendorong jujur, jawaban langsung dengan menciptakan suasana santai untuk wawancara. Jika pemohon merasa nyaman, dia lebih cenderung menawarkan respon jujur.
Sebelum pertemuan pemohon, itu adalah ide yang baik untuk memiliki daftar pertanyaan dipersiapkan. Pastikan untuk menyertakan yang dasar, seperti riwayat pekerjaan dan pendidikan, tetapi juga pertanyaan yang meminta jawaban lebih dari ya atau tidak. Pertanyaan harus menantang, bahkan hipotetis, sehingga pewawancara dapat lebih menilai kepribadian calon, dilihat dari kreativitas dan logika tanggapan. Ketika merekrut staf, gunakan hati-hati tentang meminta apa-apa terlalu pribadi, namun. Dalam banyak yurisdiksi, hukum-hukum tertentu melarang permintaan yang berhubungan dengan ras orang, agama, usia, dan informasi yang dilindungi lainnya.
Ketika merekrut staf, pastikan untuk meninjau secara menyeluruh deskripsi pekerjaan dengan pemohon, bersama dengan paket manfaat yang ditawarkan oleh perusahaan, jika berlaku. Jam kerja, dan yang paling penting, harapan, harus dibahas. Memberikan banyak waktu untuk pemohon mengajukan pertanyaan atau alamat keprihatinan bahwa ia mungkin sudah sering menghindari kesalahpahaman di kemudian. Sebanyak pewawancara mungkin seperti pemohon selama pertemuan pertama, biasanya ide yang baik untuk bertemu dengan beberapa orang sebelum membuat keputusan. Kadang-kadang, majikan mempekerjakan kandidat di tempat, hanya untuk menyesalinya kemudian.
Selama proses evaluasi, memeriksa referensi profesional bisa sangat membantu. Di beberapa daerah, bagaimanapun, pertanyaan yang bisa diajukan mantan pengusaha dapat dibatasi pada informasi seperti periode waktu individu bekerja untuk mereka, awal dan akhir gaji, dan apakah atau tidak mantan karyawan yang memenuhi syarat untuk mengajukan permohonan kembali untuk posisi dalam perusahaan. Dalam kasus seperti ini, di mana umpan balik terbatas, setidaknya menegaskan sejarah yang diberikan oleh pemohon. Jika mantan majikan menunjukkan bahwa mantan karyawan adalah tidak memenuhi syarat untuk kembali-menyewa, tidak selalu berarti alasannya adalah hasil dari nya salah-lakukan, tapi mungkin bendera merah, dan tentu saja layak meminta kandidat tentang, untuk melihat apakah ada penjelasan yang masuk akal
BAB III
PENUTUP

3.1  Kesimpulan
Adapun kesimpulan yang dapat diambil dari pembahasan seblumnya adalah sebagai berikut :
1.      Ekspor adalah perdagangan dengan cara mengeluarkan barang dari dalam keluar wilayah pabean Indonesia dengan memenuhi ketentuan yang berlaku.
2.      Terdapat 2 faktor yang mempengaruhi ekspor barang yaitu :
-          Faktor langsung
-          Faktor tidak langsung
3.      Ketika merekrut staf, pastikan untuk meninjau secara menyeluruh deskripsi pekerjaan dengan pemohon, bersama dengan paket manfaat yang ditawarkan oleh perusahaan, jika berlaku. Jam kerja, dan yang paling penting, harapan, harus dibahas.


1 komentar:

Manof mengatakan...

makasih, materinya berguna banget :)

Posting Komentar

You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "

Diberdayakan oleh Blogger.
\Get snow effect

Followers